topmetro.news, Medan – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang humanis melalui Layanan Eazy Paspor bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere Jalan Letjen S Parman No 236, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (30/7/2026).
Layanan jemput bola tersebut diberikan kepada pemohon bernama Lim Sukardi yang mengajukan permohonan penggantian paspor. Namun, karena sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit, pemohon tidak memungkinkan untuk datang langsung ke Kantor Imigrasi Belawan.
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Angky Liobrian, menjelaskan bahwa sebelum pelayanan dilakukan, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur tanpa mengganggu perawatan pasien.
“Pelayanan dilakukan dengan pendampingan dokter, perawat, serta keluarga pemohon. Setelah mendapat persetujuan dari tenaga medis, petugas Lalintalkim bersama tim memasuki ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk melakukan pengambilan foto biometrik sebagai salah satu persyaratan penerbitan paspor,” ujar Angky.
Ia menegaskan, seluruh tahapan pelayanan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) keimigrasian dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kondisi kesehatan pasien.
“Pelayanan ini merupakan bentuk komitmen kami agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan keimigrasian secara optimal, termasuk bagi pemohon yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan tidak dapat hadir langsung ke kantor imigrasi,” katanya.
Pelayanan tersebut mendapat apresiasi dari istri pemohon, Gue In. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas Imigrasi Belawan yang datang langsung ke rumah sakit untuk menyelesaikan proses penggantian paspor suaminya.
“Kami sangat terbantu karena proses pengurusan paspor dipermudah, mengingat suami saya sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Prosesnya cepat dan tidak mempersulit,” ungkapnya.
Ia berharap Imigrasi Belawan terus mempertahankan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan layanan keimigrasian dalam kondisi darurat.
“Semoga Imigrasi Belawan semakin maju dan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama untuk keperluan pengobatan yang mendesak,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk, mengatakan pelayanan Eazy Paspor merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang memiliki keterbatasan kondisi kesehatan.
Menurutnya, pelaksanaan Layanan Eazy Paspor juga sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam mewujudkan semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’, yaitu menghadirkan pelayanan keimigrasian yang cepat, responsif, inklusif, serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui layanan ini kami ingin memastikan setiap warga negara tetap memperoleh hak atas pelayanan keimigrasian, meskipun dalam kondisi sakit atau memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor imigrasi,” sebut Eko.
reporter | Thamrin Samosir

